Pages

Thursday, November 1, 2012

Joke Sore

GIGIT KUKU
==========

Seorang gadis muda sangat frustasi dengan kebiasaan jeleknya mengigiti kuku-kuku tangannya sampai tidak berbentuk. Jika satu menit saja dia tidak menggigit kuku tanganya, dia pasti akan sangat gugup. Temannya yang sangat peduli menyarankan dia untuk ikut latihan yoga agar rasa frustasi dan gugupnya hilang, bahkan kebiasaan jeleknya itu pun dapat hilang juga.

Gadis muda itu melakukan saran temannya. Dan memang kini kuku-kuku tangannya sudah tumbuh normal dan bagus sekali.

Suatu hari, teman yang menyarankan dia ikut yoga melihat kuku-kuku tangan gadis muda itu sangat indah dan terawat. "Rupanya yoga berhasil menghentikan kebiasan jelekmu itu
kan?!"

"Oh tidak," jawab gadis muda itu. "Semenjak ikut yoga, aku jadi bisa menundukkan kepalaku sampai ke ujung kakiku. Jadi sekarang aku gigit saja kuku kakiku, supaya jari tanganku tetap indah."



LAMPU MERAH, STOP!!!
====================

Seorang pemuda, pengendara sepeda motor, sedang melaju dengan kecepatan 180 km/jam melintasi jalan raya di tengah
kota. Ketika ia melihat di depannya ada sebuah perempatan, dan lampu pengatur LaLin- nya menunjukkan warna kuning, iapun menambah gasnya, hingga pada waktu lampu merah menyala, ia terus melaju tanpa berhenti. Akibatnya, sang petugas, polisi LaLin, mengejar sang pemuda itu karena telah menerjang Lampu merah.

Beberapa lama kemudian, tertangkaplah sang pemuda itu oleh polisi yang mengejarnya. Dan, polisi itu berkata, "Selamat siang, Mas!"
"Selamat siang, Pak!", jawab si pemuda.
"Mengapa Anda tidak berhenti ketika lampu merah tadi menyala? Anda tidak tahu, apa artinya merah?" tanya sang polisi.
"Berani, Pak!!"


PENGALAMAN AYAH DAN ANAK
========================

Aku mengajak anak lelakiku yang berusia 5 tahun menonton langsung sebuah pertandingan sepak bola. Hal itu adalah pengalaman pertamanya. Sampai disana pertandingannya ditunda beberapa waktu. Jadi sembari menunggu dimulainya pertandingan, kami menghabiskan waktu dengan ngobrol dan membeli apapun yang ditawarkan oleh para pedagang: Roti, minuman kaleng, permen, pop corn, es krim, kacang goreng, bakpau, kue coklat, dan hot dog.

Satu tahun kemudian, aku bertanya kepada anak lelakiku, "Mau nggak nonton pertandingan sepakbola lagi?"

Anakku berpikir serius banget dan akhirnya berkata, "Nggak deh Pa, aku masih kenyang kok."


HASIL DIAGNOSA
==============

Seorang dokter muda melayani pasiennya yang sedang memeriksakan penyakitnya.

Pasien: "Selamat siang, dok. Saya mau memeriksakan penyakit saya. Saya merasakan tidak enak badan, Dok."

Dokter: "Terasa sakitkah?"

Pasien: "
Sana dan sini!"

Dokter: "Terasa pusingkah?"

Pasien: "Sekarang dan sebentar lagi!"

Dokter: "Pandangan kabur? Berkunang-kunang?"

Pasien: "Gelap dan terang!"

Dokter: "Demamkah?"

Pasien: "Panas dan dingin!"

Dokter: "Ehmmm......" [Si dokter memegang janggutnya dan mengernyitkan dahinya sambil manggut-manggut.]

Pasien: "Seriuskah, dok?"

Dokter: "Ya dan tidak!"

Langit dan Awan

Such as a Wonderful Story

Dahulu kala,langit dan laut saling jatuh cinta. Mereka sama2 saling menyukai 1 sama lain. Saking sukanya laut terhadap langit, warna laut = langit, saking sukanya langit terhadap laut, warna langit = laut.

Setiap senja datang, si laut dengan lembut sekali membisikkan "aku cinta padamu" ke telinga langit. Setiap langit mendengar bisikan penuh cinta laut pun, langit tidak menjawab apa2 hanya tersipu2 malu wajahnya semburat kemerahan. Suatu hari, datang awan, Begitu melihat kecantikan si langit, awan seketika itu juga jatuh hati terhadap langit. Tentu saja langit hanya mencintai laut, setiap hari hanya melihat laut saja.

Awan sedih tapi tak putus asa, mencari cara dan akhirnya menemukan akal bulus. Awan mengembangkan dirinya sebesar mungkin dan menyusup ke tengah-tengah langit dan laut, menghalangi pandangan langit dan laut terhadap 1 sama lain.

Laut merasa marah karena tidak bisa melihat langit, sehingga dengan gelombangnya, laut berusaha menyibak awan yang mengganggu pandangannya. Tapi tentu saja tidak berhasil.

Lalu datanglah angin, yang sejak dulu mengetahui hubungan laut dan langit merasa harus membantu mereka menyingkirkan awan yang mengganggu.

Dengan tiupan keras dan kuat, angin meniup awan. Awan terbagi2 menjadi banyak bagian, sehingga tidak bisa lagi melihat langit dengan jelas, tidak bisa lagi berusaha mengungkapkan perasaan terhadap langit. Sehingga ketika merasa tersiksa dengan perasaan cinta terhadap langit, awan menangis sedih.

Hingga sekarang, kasih antara langit dan laut tidak terpisahkan. Kita bisa melihat di mana mereka menjalin kasih. Setiap ke laut, di mana ada 1 garis antara laut dan langit, di situlah mereka sedang pacaran.

Anak

Anak adalah dirinya, bukan dirimu dan bukan engkau yang dulu...

Anakmu adalah berkat.

Anakmu adalah buah hati kalian, dan BUKAN anak buah.

Anak hanyalah ujian, dan bukan bahan pujian, tapi butuh perhatian.

Anakmu adalah kekasih, kasihilah dengan sepenuh hati dan bukan sesuka hati, apalagi mengasihi tapi menyakiti hati.

Anakmu adalah cinta, dan cinta tidak pernah lelah, maka belajarlah untuk mencintai kelelahan.

Jangan katakan, "Aku lelah membesarkanmu, kamu sulit diatur"
Tapi katakanlah "Aku mencintai kelelahan ini dan Tuhan-lah yang Maha Mengatur ".

Anak itu fana
Tuhan-lah yang abadi.

Dan bagi engkau yang sedang punya masalah dengan anakmu.

Sungguh, masalahmu sebenarnya adalah dengan Tuhan-mu.

Sebab, anakmu hanya ujian,
Agar engkau tetap bertahan, bergantung dan mengandalkan Tuhan.